Proses Pemrosesan Data Berjalan
Mengintegrasikan 6 basis data instansi — estimasi 5 hingga 7 menit. Halaman ini akan menampilkan data setelah pemrosesan selesai sepenuhnya untuk menjamin akurasi hasil.
{{ memuatLog }}
TUNAS-HUB — merangkai data, mengetuk pintu, membuka akses
Purwarupa · LAN Hackathon 2026 · {{ namaWilayah }}

Identifikasi Anak Belum Terdata & Penetapan Penanggung Jawab Lapangan

TUNAS-HUB mengintegrasikan 6 basis data lintas instansi secara aman tanpa mengompromikan data pribadi. Sistem menganalisis kendala akses layanan publik dan menerbitkan tugas operasional bagi instansi terkait secara otomatis.

Video Pengenalan {{ videoTanda }} {{ videoJudul }} {{ videoDurasi }}
Isi alur demo — klik langkah mana pun untuk melompat
Atau masuk langsung sebagai
{{ a.n }}
{{ a.l }}
Seluruh data pada purwarupa ini merupakan data simulasi — nama wilayah menggunakan data nyata, tanpa mengintegrasikan data pribadi individu riil. Angka di layar dihitung pipeline yang sedang berjalan. Pemilih sudut pandang digunakan untuk peragaan simulasi, bukan pengamanan akses sistem.
{{ judulHalaman }} {{ peranAktif }}
{{ mesin }} {{ bulanLabel }} {{ sumberData }} {{ llmLabel }}
{{ turNomor }} {{ turLabel }} Langkah {{ turNomor }} dari {{ turTotal }} {{ turCatatan }}
Telusur Usia Dini · Navigasi Akses Sejahtera

Identifikasi Anak Usia Dini Belum Terdaftar Layanan Dasar

Enam basis data instansi diintegrasikan secara aman tanpa memindahkan data pribadi individu. Output sistem berupa daftar rekomendasi intervensi operasional kepada instansi penanggung jawab dengan indikator verifikasi penyelesaian otomatis.

Video Pengenalan · {{ videoTanda }}
{{ videoJudul }}
{{ videoCatatan }}
Ringkasan Alur Kerja
{{ a.n }}
{{ a.j }}
{{ a.k }}
{{ s.n }}
{{ s.l }}

Matriks Akses Halaman per Peran

Pilih salah satu peran untuk menguji antarmuka terkait.

Lima Pilar Layanan Dasar

Setiap pilar menuntaskan satu indikator masalah utama: identifikasi populasi target, analisis faktor penyebab, penetapan instansi penanggung jawab, serta indikator verifikasi penyelesaiannya.

{{ mesinJudul }}

{{ mesinKet }}

{{ m.nama }}
{{ m.peran }}

Ringkasan Kabupaten

Pelaporan tingkat kabupaten menampilkan agregat statistik dan kombinasi faktor penyebab tanpa menampilkan identitas individu. Digunakan untuk alokasi kebijakan dan evaluasi kinerja wilayah.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
{{ s.delta }}
{{ bulanJudul }}

{{ bulanCatatan }}

Distribusi Jumlah Keterputusan Layanan per Anak
{{ kohortKet }}
{{ i.l }} {{ i.n }} {{ i.p }}

{{ irisanCatatan }}

Perkembangan Antrean Penugasan per Siklus Pemrosesan Data
Batang gelap = penugasan berjalan · batang muda = penugasan tuntas bulan ini. Data diakses dari basis data riwayat GCID secara periodik; status tuntas dihitung berdasarkan verifikasi antar-siklus tanpa memerlukan pelaporan manual.
{{ t.sisaLabel }} {{ t.bulan }} {{ t.tutupLabel }}

Peningkatan signifikan penuntasan tugas pada bulan Agustus dan September didorong oleh intervensi kolektif — seperti pengusulan PBI dan penerbitan akta kolektif tanpa perlu penjangkauan rumah satu per satu.

Rekapitulasi Penugasan per Instansi
{{ t.instansi }} {{ t.jml }}
{{ t.cek }}
Rekomendasi Program Tingkat Desa
{{ u.l }}{{ u.n }}
Ketentuan & Batasan Pemrosesan Data

Dua jenis penugasan — pendampingan pengasuhan dan asesmen perlindungan anak — memerlukan verifikasi manual dari Pekerja Sosial / Kader di lapangan sebelum statusnya dinyatakan tuntas.

Evaluasi Dampak & Alokasi Anggaran

Setiap variabel dihitung menggunakan kalkulasi matematis baku. Nilai komponen utama mencerminkan hak layanan publik yang belum terpenuhi — bukan kerugian keuangan negara, karena alokasi anggaran belum direalisasikan sebelumnya.

{{ k.no }}. {{ k.nama }} {{ k.nilai }}
{{ k.rumus }}
{{ k.label }}
{{ dampakTotal }}
estimasi manfaat operasional per tahun
{{ dampakBiaya }}
estimasi biaya operasional sistem per tahun
{{ dampakRasio }}
rasio efisiensi
Indikator yang Belum Dikuantifikasi
{{ b.l }}
{{ dampakHC }}

Kategori Keterputusan Layanan

Anak dikelompokkan berdasarkan kombinasi jenis layanan dasar yang belum terpenuhi — bukan berdasarkan asumsi awal. Pengelompokan menggunakan matriks 5 indikator biner untuk menjamin akurasi klasifikasi.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Dua Belas Pola Keterputusan Terbesar
urutan kolom: {{ bentukKolom }}
{{ b.pola }} {{ b.kurang }} {{ b.anak }} {{ b.porsi }} indeks pengasuhan {{ b.asuh }} porsi wilayah 3T {{ b.t3 }}
Dua Indikator Independen tidak digunakan sebagai pembentuk pola awal. Pola disusun murni dari status pemenuhan layanan dasar — selanjutnya dikorelasikan dengan indeks risiko pengasuhan dan karakteristik wilayah 3T untuk pembuktian validitas klaster.
{{ bentukCatatan }}
Batasan & Ketentuan Teknis
{{ b.l }}

Nota Usulan Kebijakan

Disusun dalam format naskah dinas resmi menggunakan data agregat yang sama dengan dasbor eksekutif. Menyajikan analisis objektif termasuk potensi kendala & batasan teknis. Setiap butir didukung oleh sumber data terverifikasi yang dapat dievaluasi kembali.

{{ notaJudul }} {{ notaInstansi }} {{ notaModel }}
{{ g.no }}.
{{ g.nama }}
{{ b.teks }}
{{ b.asal }}
{{ notaCatatan }}

Pemetaan Sebaran Anak Belum Terlayani

Peringkat wilayah kecamatan berdasarkan jumlah anak yang belum menerima sekurangnya satu layanan dasar. Klik pada baris untuk menampilkan komposisi faktor penyebabnya.

{{ petaJudul }} {{ petaSumber }}
{{ d.judul }} {{ t.n }}
{{ petaCatatan }}
persentase target belum terlayani rendah sedang tinggi satu bidang = satu desa; warna menyesuaikan kategori tingkat kecamatan
Desa Terpilih · {{ desaPilih.nama }} {{ desaPilih.kec }} {{ desaPilih.kohort }} anak usia 0–6 th {{ desaPilih.tak }} belum terlayani
Kecamatan Terpilih
{{ kecPilih.nama }}
{{ kecPilih.desa }}
desa/kelurahan
{{ kecPilih.kohort }}
anak usia 0–6 tahun
Estimasi Komposisi Faktor Penyebab
{{ s.l }}{{ s.p }}
{{ kecJudul }} anak dengan ≥1 layanan belum terpenuhi · populasi sasaran
Daftar Desa Prioritas di {{ kecPilih.nama }}
Metodologi & Sumber Data Wilayah

Data acuan wilayah, nama kecamatan/desa, koordinat peta, dan populasi bersumber dari data/ref_desa.csv. Jumlah anak dan estimasi status pemenuhan layanan diproses langsung melalui /api/desa — kalkulasi real-time pipeline data. Peta visualisasi memerlukan berkas spasial wilayah terkait.

Verifikasi Domisili Lapangan
Anak yang belum tercatat pada basis data layanan bukan berarti berpindah domisili. Sistem mengelompokkan tindak lanjut: penjangkauan langsung atau verifikasi alamat.
{{ d.l }} {{ d.t }} {{ d.n }}

Analisis Pilar Layanan & Estimasi Faktor Penyebab

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Kategori Kekurangan LayananVolume
{{ b.nama }} {{ b.jml }}
Instansi Penanggung Jawab · {{ b.penerima }}
Indikator Penyelesaian · {{ b.penanda }}
{{ b.cara }}
Estimasi Faktor Penyebab Utama (TRIAGE)
{{ s.l }}{{ s.p }}
Catatan Evaluasi Metodologi

{{ catatanPilar }}

Pilar Pemantauan Gizi (Indikator BB/U)
{{ g.l }} {{ g.n }}
{{ giziBatas }}
Pilar Pengasuhan Keluarga (Indikator ASUH)
skor rata-rata {{ asuhRata }} dari 11 · indeks berbobot (non-ML)
{{ b.l }} {{ b.n }}
{{ b.k }}
{{ asuhCatatan }}

Pemantauan Data Individu — Integritas & Keamanan

Identitas dan alamat lengkap tersimpan secara lokal di server Pemda. Tampilan ini mengombinasikan data kependudukan lokal dengan 4 indikator biner hasil verifikasi terenkripsi PRISMA.

{{ anak.nama }}
{{ anak.meta }}
{{ anak.status }} {{ anak.desa }}
Ketentuan Batasan Privasi Data
Data Tidak Dikeluarkan dari Server Lokal
{{ b.l }}
Indikator Hasil Verifikasi Terenkripsi
{{ b.l }}
{{ batasKet }}
Status Keikutsertaan per Basis Data
{{ j.nama }} {{ j.nilai }}
Masukan Analisis & Sumber Data
{{ m.l }} {{ m.v }} {{ m.asal }}
Hasil Temuan Intervensi
{{ t.nama }} Instansi Penanggung Jawab · {{ t.penerima }} Indikator Penyelesaian · {{ t.penanda }}
Estimasi Faktor Penyebab (TRIAGE)
{{ s.l }}{{ s.p }}

Hasil analisis merupakan estimasi faktor penyebab. Konfirmasi faktual diperoleh dari hasil kunjungan kader di lapangan yang dicatat melalui modul CERMIN.

Panduan Pendampingan Kader (SAPA) skor prioritas (UPLIFT) {{ anak.uplift }}
{{ l.n }} {{ l.j }}{{ l.k }}

Rekomendasi Intervensi & Instansi Penanggung Jawab

Setiap temuan menetapkan instansi penanggung jawab, jenis tindakan operasional, dan indikator verifikasi penyelesaian otomatis melalui pemrosesan ulang PRISMA.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
{{ s.delta }}
Matriks Penugasan Instansi Daftar Penugasan
{{ t.instansi }} {{ t.jml }}
{{ t.tindakan }}
{{ t.cek }} {{ t.cara }}
Hasil Kunjungan Lapangan Kader (CERMIN)
{{ c.l }}{{ c.tindak }} {{ c.n }} {{ c.p }}
Penanganan Khusus Pekerja Sosial · {{ eskalasiJml }} anak Kategori tindak lanjut ke-4: Alih penanganan ke Pekerja Sosial
{{ e.nama }}
{{ e.ket }}
{{ eskalasiCatatan }}

Integrasi 6 Basis Data Tanpa Pengiriman Data Pribadi

Penyandian data dilakukan secara mandiri di komputer masing-masing instansi. Data yang ditukarkan hanya berupa pola terenkripsi, dan hasil verifikasi kembali sebagai status biner.

Tersimpan Lokal di Instansi Asal
Struktur Kode Terenkripsi yang Ditukarkan
bloom_nama · 512 bit
nik_hash · SHA-256
ord · jk · blok
Data identitas asli tidak disertakan — hanya pola bit hasil enkripsi berbasis kunci rahasia bersama.
Atribut Status Terverifikasi yang Diterima Pemda
Hasil verifikasi biner ditambahkan sebagai kolom indikator baru pada basis data Dukcapil setempat sesuai Permendagri No. 102/2019.
{{ b.k }}{{ b.v }}
{{ m.n }}
{{ m.l }}
Evaluasi Pasangan Data — {{ regPilih.nama }}
{{ regPilih.cocok }}
pasangan cocok terverifikasi
{{ regPilih.ragu }}
antrean verifikasi manual
{{ regPilih.catatan }}

Evaluasi Akurasi Enkripsi & Antrean Verifikasi

Hasil verifikasi digunakan sebagai bahan konfirmasi kader di lapangan untuk mengondisikan data yang memerlukan verifikasi tingkat lanjut.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Ringkasan Hasil Pencocokan Data
{{ p.nama }}
cocok terverifikasi {{ p.cocok }} antrean klarifikasi {{ p.ragu }}
Catatan & Batasan Akurasi Enkripsi

Tingkat akurasi penautan data diuji penuh pada pasangan Dukcapil × Dapodik berbasis ground truth (F1-score: 0,9710). Untuk pasangan data lainnya, nilai yang disajikan merupakan jumlah pasangan terverifikasi.

Proses pemblokiran menggunakan kombinasi bulan lahir dan hash desa untuk menjaga privasi serta mencegah risiko identifikasi kembali pada kelompok data kecil.

Aplikasi Mobile Penjangkauan Kader Posyandu

Dirancang untuk pengoperasian di lapangan melalui ponsel. Fitur pencatatan tetap aktif meski dalam kondisi tanpa sinyal (offline).

07.40Mode offline · Data tersimpan lokal
{{ kaderPos }}
Daftar Kunjungan Hari Ini · {{ kaderJml }} rumah
Rute Optimal (RUTE) · Jarak Total {{ kaderKm }}
Catatan Kunjungan · {{ kaderPilih.nama }}
{{ kaderPilih.langkah }}
{{ kaderPilih.hasil }}
Metodologi Klasifikasi Hasil Kunjungan (CERMIN)

Modul CERMIN membedakan secara tegas antara faktor edukasi/persuasi dengan keterbatasan wewenang keputusan wali. tidak mau (soal persuasi) dan wali yang tidak mampu memutuskan (kekosongan wali, rujuk pekerja sosial). Sebelum versi ini, seluruh baris terakhir ditindaklanjuti dengan kunjungan ulang yang sudah pasti gagal.

Rekapitulasi Data Hasil Penjangkauan
{{ k.l }}
Simulasi Tahapan Penautan PRISMA

Tujuh Tahapan Enkripsi Tanpa Pertukaran Identitas

Simulasi tahap demi tahap penautan data terenkripsi. Menampilkan pemisahan akses data secara ketat antara komputer Pemda dan server instansi pemilik data.

{{ simNomor }} {{ simJudul }}

{{ simKet }}

{{ simArahLabel }} {{ simArah }} {{ simArahKet }}
Akses Komputer Dinas Dukcapil
{{ namaWilayah }}
{{ r.k }}
{{ r.v }}
Akses Server Kemendikdasmen (Dapodik)
Kemendikdasmen · Dapodik
{{ r.k }}
{{ r.v }}
Penjelasan Teknis Tahapan

{{ simCatatan }}

Panduan bagi Pemilik Basis Data

Kontrak Verifikasi Data Terenkripsi

Dokumen teknis kerja sama: mengatur ketentuan data masuk, skema komputasi lokal, variabel luaran terverifikasi, serta pembatasan akses. tidak pernah keluar, dan catatan apa yang Anda terima sebagai pemilik data.

{{ kontrak.nama }}
Pengelola Basis Data · {{ kontrak.pemilik }}
{{ kontrak.bentukLabel }} {{ kontrak.dasar }}
1 · Data Terenkripsi yang Diterima Server
{{ m.v }}
2 · Skema Komputasi Pencocokan Data

{{ kontrak.hitung }}

3 · Atribut Status Verifikasi Terkirim
{{ k.k }} {{ k.v }}
4 · Data yang Dibatasi & Tidak Dikeluarkan
{{ t.v }}
5 · Hak Pengelolaan & Kontrol Akses
{{ c.v }}

Pengelola data berhak menyesuaikan atau menonaktifkan akses secara mandiri. Penonaktifan pilar terkait tidak memengaruhi pilar layanan dasar lainnya.

Catatan Spesifikasi Teknis Basis Data

{{ kontrak.catatanKhusus }}

Kerangka Kerja Integrasi Tingkat Nasional

Standarisasi Regulasi & Pembukaan Akses Verifikasi Mandiri

Penautan data berjalan mandiri di tiap kabupaten/kota lokasi tersimpannya basis data kependudukan. Tingkat nasional hanya menerima laporan statistik agregat. Tanpa Pengiriman Data Pribadi Individu ke Server Pusat Data pribadi dipertahankan sepenuhnya pada basis data Pemda setempat.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Arsitektur Berbasis Federasi Data
{{ f.tingkat }}
{{ f.punya }}
{{ f.ket }}
Evaluasi Kesiapan Integrasi Basis Data Nasional
{{ k.nama }} {{ k.siap }} / 514 Kab/Kota
{{ k.ket }}
Peta Kesiapan Pelaksanaan per Provinsi
{{ p.nama }} {{ p.jalan }} / {{ p.total }}
{{ p.status }}
Batasan Desain & Perlindungan Privasi Pusat

Seluruh batasan transfer data ditetapkan sebagai pilihan arsitektur untuk menjaga integritas privasi dan mencegah pemusatan data pribadi.

{{ d.apa }}
{{ d.kenapa }}
Kewenangan & Keputusan Tingkat Pusat Rekomendasi kebijakan nasional untuk efisiensi integrasi tanpa penambahan beban anggaran sistem baru.
{{ k.judul }} {{ k.jenis }}
Penanggung Jawab Kebijakan · {{ k.pemilik }}
Evaluasi Manfaat Operasional: {{ k.dampak }}
Catatan & Batasan Implementasi

Purwarupa diuji menggunakan data simulasi 1 kabupatenData kesiapan 143 kabupaten disajikan sebagai referensi rencana pengembangan operasional — bukan laporan keadaan sekarang, dan tidak boleh dikutip sebagai capaian.

Skema federasi terbukti dapat berjalan efektif pada skala kabupaten tanpa memerlukan transfer data individu ke tingkat pusat.

Optimasi Rute Kunjungan Lapangan (RUTE)

Daftar kunjungan dibagi per desa dan diurutkan berdasarkan titik lokasi kader. Urutan prioritas mempertimbangkan jarak tempuh dan nilai uplift tertinggi.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Rute Penjangkauan Hari Ini · {{ ruteDesa }} Posyandu sebagai titik awal dan titik kembali kunjungan
Posyandu Titik Awal Nilai prioritas tinggi (UPLIFT desil 1–2) Nilai prioritas sedang Jarak Tempuh Total {{ ruteJarak }}
Urutan Kunjungan Kader
Spesifikasi Algoritma Rute

Optimasi rute menggunakan metode pencarian lokal 2-opt / or-opt untuk mengurutkan daftar kunjungan berdasarkan efisiensi jarak. Efisiensi jarak sekitar 4,7% lebih pendek dari urutan itu.

Jarak dihitung berdasarkan garis lurus antarkoordinat lokasi, bukan jarak jalan. Di wilayah 3T selisihnya bisa besar; angka jarak di sini ilustrasi.

Sumber Data, Dasar Hukum, & Batasan Teknis

Setiap variabel masukan memiliki sumber data dan rujukan regulasi resmi. Halaman ini merinci instansi pemilik data, kebutuhan PKS, dan batasan metodologi. Termasuk yang tidak dipakai meski pernah diklaim.

Spesifikasi Enam Basis Data Integrasi
{{ r.nama }} {{ r.pemilik }}
{{ r.isi }}
{{ r.akses }} {{ r.dasar }}
Matriks Masukan Analisis & Sumber Data
{{ a.l }} {{ a.asal }}

Pertukaran atribut khusus terbatas pada 3 indikator (Kemenkes & Kemensos). Jika PKS belum selesai, pilar layanan dasar lainnya tetap berjalan normal.

Batasan Metodologi yang Digunakan
{{ t.klaim }}
{{ t.kenyataan }}

Transparansi metodologi disajikan secara terbuka: satu klaim teknologi yang tidak terbukti cukup untuk meruntuhkan kredibilitas seluruh angka — termasuk yang benar.

Kategori Status Data Sistem
{{ a.tag }} {{ a.l }}

Riwayat Intervensi Pemenuhan Hak Layanan Anak

Setiap temuan mencatat instansi penanggung jawab, tanggal penerbitan, dan status penyelesaian. Verifikasi tuntas diperbarui otomatis saat pemrosesan ulang PRISMA.

{{ r.tanggal }} {{ r.tag }}
{{ r.judul }}
{{ r.ket }}
Sumber Data · {{ r.sumber }}
Status Penanganan Saat Ini
{{ riwayatRingkas.status }}
{{ riwayatRingkas.tutup }}
penugasan tuntas
{{ riwayatRingkas.sisa }}
dalam proses intervensi
Verifikasi Penuntasan Penugasan

Penugasan Terverifikasi Otomatis diperiksa mesin Selesai otomatis saat verifikasi PRISMA berjalan: akta terbit di data kependudukan, PBI aktif di BPJS, atau kehadiran tercatat di Posyandu/Dapodik.

Penugasan Verifikasi Manual konfirmasi manusia Memerlukan konfirmasi lapangan dari Pekerja Sosial untuk indikator pengasuhan dan perlindungan anak.

Audit Trail Sistem
{{ riwayatRingkas.audit }}

Lembar Hak Layanan Keluarga (SAPA)

Dokumen fisik pendampingan yang diserahkan kader kepada keluarga. Berisi daftar hak layanan publik anak yang belum terpenuhi beserta panduan ringkas pengurusannya.

Pemerintah {{ namaWilayah }} · TUNAS-HUB
Lembar Hak Layanan Keluarga
No. Registrasi: {{ sapaNo }}
Masa Berlaku: 30 Hari
Nama Anak
{{ sapa.nama }}
Usia
{{ sapa.usia }}
Desa / Kelurahan
{{ sapa.desa }}
Kader Pendamping
{{ sapa.kader }}
Hak Layanan Publik yang Belum Terpenuhi
{{ h.n }} {{ h.judul }} {{ h.dasar }} Panduan Prosedur Pengurusan: {{ h.langkah }} Dokumen Persyaratan: {{ h.bawa }} {{ h.tempat }} Layanan Bebas Biaya Resmi
Pengaduan & Fasilitasi Layanan
Hubungi kader pendamping pada nomor kontak tertera jika terdapat kendala. Pengaduan akan dicatat melalui CERMIN dan diteruskan ke Dinas terkait.
Konfirmasi Tanda Terima
Tanda Tangan Orang Tua / Wali
Rekomendasi Kasus Lain
Efektivitas Dokumen Fisik Pendampingan

Dokumen fisik memudahkan keluarga menyimpan informasi, menunjukkan rujukan kepada petugas fasilitas layanan, dan menjamin bukti legalitas hak anak di lapangan.

Rekapitulasi Penerbitan Dokumen
Dicetak Bulan Ini40.680
Diserahkan oleh Kader8.390
Dikonfirmasi Orang Tua/Wali6.244

Analisis Catatan Kualitatif Lapangan (SULUH)

Mengolah catatan kualitatif kader Posyandu untuk mengidentifikasi pola kendala di lapangan yang tidak tercakup dalam formulir input standar.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Uji Langsung Lapis Generatif

Tuliskan satu catatan kunjungan kader dengan bahasa bebas. Model akan menggolongkannya ke kategori formulir — dan menyatakan bila alasan sebenarnya tidak muat di kategori mana pun. Ketidakmuatan itulah yang menjadi masukan SULUH.

{{ ucapAsal }} {{ ucapLabel }} keyakinan {{ ucapYakin }}
{{ ucapMuat }}
{{ ucapAlasan }}
Identifikasi Tema Utama Catatan Lapangan
Sampel Catatan Kualitatif Kader
“{{ c.teks }}”
{{ c.sumber }}
Rekomendasi Tindak Lanjut: {{ temaPilih.tindak }}
Catatan Kinerja Modul Teks

Mode analisis teks yang berjalan simulasi deterministik. Skema pencocokannya dikonfigurasi pada modul suluh.py, satu lawan satu dengan tema yang ditanam generator — wajar kalau 10 dari 10 dikenali.

Angka itu sirkular dan tidak boleh dilaporkan sebagai kemampuan menemukan. Yang layak dikutip hanya hasil uji dengan model bahasa sungguhan.

Dashboard Pemerintah Desa — {{ desaNama }}

Pemerintah desa dapat memantau daftar anak yang memerlukan intervensi layanan di desanya beserta rekomendasi program berbasis kewenangan desa.

{{ s.n }}
{{ s.l }}
Daftar Pemantauan Pemenuhan Layanan AnakUrutan Prioritas
{{ a.nama }}{{ a.usia }} {{ a.urut }}
{{ a.kurang }}
Rekomendasi Program Tingkat Desa
Pengadaan PAUD Musiman / TPA Desa

31 anak prasekolah di desa ini belum mendaftar PAUD, dengan 19 di antaranya merupakan keluarga petani musim tanam. Jarak PAUD terdekat 1,8 km.

Tim Kader Pendamping Desa
{{ k.nama }}{{ k.tugas }}